Kamis, 18 Februari 2010

JALUR PENDAKIAN GUNUNG CIKURAY

Rute Pendakian

Jalur akses umum yang biasanya dipakai adalah dari Desa Dayeuhmanggung kecamatan Cilawu Garut. Dari terminal bus Guntur Garut dilanjutkan dengan menumpang angkot (sejenis KWK) nomer 06 dengan trayek Garut - Cilawu, mobil ini menunggu penumpangnya dibelakang terminal didekat pasar. Kemudian turun di Patrol, perlu diperhatikan disepanjang jalur angkot ini ada dua tempat bernama Patrol. Katakan saja pada supirnya Patrol yang dituju adalah yang akan menuju ke perkebunan teh Dayeuhmanggung, sewa angkot Rp. 2.500,- per orang kemudian perjalanan dilanjutkan dari Patrol menuju titik awal pendakian di pemancar relay TV dengan menumpang ojek motor. Tarifnya Rp.15.000,- per orang. dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit bisa juga ditempuh dengan jalan kaki akan memakan waktu 2-3 jam. Di jalur trek nya sendiri tidak ditemukan shelter akan tetapi ada beberapa tempat yang bisa dijadikan sebagai camp area highcamp memilih ada tiga tempat yang cukup besar.
Patrol - Stasiun Relay TV
Patrol terletak diantara Garut dan Cilawu tepatnya pada 07° 18' 43" LS dan 107° 55' 58" BT. Turun dari angkot, terdapat pangkalan ojek dan diseberang jalan terdapat jalan beraspal menanjak menuju Pt. Perkebunan Nusantara VII Desa Dayeuhmanggung. Jika memilih untuk berjalan kaki maka perlu minta ijin saat melewati perkebunan di Pos satpam yang berada di pintu masuk wilayah perkebunan. Kondisi jalan saat lepas dari perkebunan tidak beraspal, baru setelah mendekati daerah stasiun relay TV kembali ditemukan jalan beraspal.
Stasiun Relay TV
Di daerah ini terdapat stasiun relay RCTI, SCTV, TPI dan TVRI. Daerah ini juga sering dijadikan daerah transit bermalam bagi pendaki, tapi jarang petugas yang mengijinkan pendaki untuk menginap di stasiun. Kebayakan pendaki mendirikan tenda diluar areal stasiun. Air bersih dapat diminta pada petugas stasiun relay. Jalur awal pendakian sendiri berada di sebelah kiri kita jika menghadap kearah stasiun. Tempat ini berada pada ketinggian 1460m dpl dan pada posisi 07° 18' 279" LS dan 107° 52' 92" BT.
Jalur Awal - Camp Area 01
Awal dari jalur pendakian berupa jalan setapak membelah kebun teh, setelah melewatinya kita akan samapai pada bukit ilalang disini ada jalan bercabang ke kiri ke ladang petani yang juga terhubung dengan jalur lama yang tidak dipakai lagi. Jalur yang benar menapaki punggungan hingga terus masuk kedalam hutan. Dari pintu hutan jalan terus menanjak, hutannya semakin keatas semakin rapat. Tidak terdapat air sama sekali sepanjang rute ini.
Camp area 01 - Camp area 02
Camp area satu ini berada di ketinggian 2037m dpl, dan berada pada posisi 07° 19' 15" LS dan 107° 52' 46" , diarea ini bisa memuat dua tenda. Dari area ini jalan setapak terus menanjak curam dan hutannya pun semakin rapat. Jalan setapaknya jelas dan memang ada beberapa jalan bercabang akan tetapi masih bisa dibedakan dengan jalan setapak utama. Seperti halnya jalur sebelumnya pada jalur ini pun tidak dijumpai adanya sumber air.
Camp area 02 - Camp area 03
Camp area ini terletak pada sisi kiri jalan setapak saat mendaki, pada posisi 07° 19' 15" LS dan 107° 52' 46" BT dan dengan ketinggian 2271m dpl. Jalr pendakian sama seperti sebelumnya yaitu curam dan sesekali melipir punggunan. Pada area ini juga tidak terdapat sumber air. Camp area ini bisa menampung tiga tenda. Dari sini ingga camp area 03, jalan setapak tidak selalu menanjak tajam bahkan ada yang datar melipiri pungungan.

Camp 3Camp area 03 - Puncak
Camp area 03 ini cukup luas dan terbuka, bisa buat mendirikan 4-5 tenda. Sama seperti halnya camp area yang lain disini juga tidak ditemukan sumber air. Tempat ini berketinggian 2539m dpl, dan berada pada posisi 07° 19' 32" LS dan 107° 51' 98" BT. Puncak 2813m dpl
Puncak Cikurai terdapat sebuah menara dan sebuah shelter permanen tanpa pintu, dari puncak kita bisa melihat jelas kota Garut dan juga disebelah timur tampak berdiri Gunung Satria, serta juga perkebunan teh Dayeuhmanggung. Diarah lain tampak juga gunung Papandadayan dan pegunungan lainnya yang terhapar menyajikan pemandangan yang indah sekali. Dipuncaknya sendiri terdapat areal yang cukup luas untuk mendirikan tenda.
Perijinan

Gunung Cikurai tidak memerlukan ijin untuk mendakianya. Jika memutuskan untuk berjalan kaki dari Patrol, maka saat melintasi wilayah perkerbunan teh, saat itu saja harus minta ijin Satpam perkebunan dan bisa juga sekalian memberitahukan rencana pendakian. Agar jika terjadi sesuatu, ada informasi jelas tentang keberadaan anda di Cikurai.
Tempat Menarik

Wilayah gunung Cikurai ini tidak begitu banyak tempat menarik yang bisa kita jumpai, selain perkebunan teh Dayeuhmanggung, keadaaan hutannya dan pemandangan dari puncaknya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar